Mogok makan ini adalah kampanye untuk menekan praktik korupsi dan penimbunan harta yang terjadi di negara tersebut. Tak hanya itu, dia juga menyerukan hukuman mati bagi pejabat pemerintah yang korup.
Sebelumnya melakukan aksi tersebut, pemeditasi yang sehari-hari tampil di layar televisi ini, telah melakukan pertemuan dengan empat menteri India. Namun, menurut Ramdev, pertemuan tersebut belum mencapai sebuah kesepakatan. Alasannya, hukuman bagi koruptor tidak bisa diputuskan dalam waktu satu hari.
Menurut Ramdev, Pemerintah India hanya mengatakan bahwa bentuk hukuman bagi koruptor akan meningkat secara substansial. Namun, pemerintah India bungkam terhadap tuntutan hukuman gantung bagi pejabat yang terbukti melakukan korupsi.
"Perang melawan korupsi tidak akan mudah. Karena orang-orang yang mendapatkan manfaat dari korupsi sangat kuat (di pemerintahan). Saya siap untuk berpuasa, tidak hanya tiga hari tetapi selama 30 hari persembahan untuk orang-orang yang kelaparan di negeri ini," kata Ramdev seperti dilansir kantor berita resmi India
Samachar, (Sabtu, 4/6).
"Ada kemarahan rakyat yang kuat di negeri ini. Mereka menginginkan (adanya) tindakan segera," tandasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: