Tujuan dari serangan itu selain melemahkan pertahanan pasukan Moammar Khadafi, juga untuk membunuhnya.
Dalam pernyataannya seperti dikutip Daily Telegraph (Minggu,15/5), David Richards menyarankan agar pasukan NATO memperluas target serangannya di negeri Afrika Utara tersebut.
"Target serangan sudah saatnya diarahkan terhadap infrastruktur Libia untuk melemahkan kekuasaan rezim Moammar Khadafi," katanya.
Pandangan Richards ini kabarnya mendapat dukungan sejumlah pejabat senior NATO. Meski mengusulkan perluasan target sasaran, dia menegaskan kalau Khadafi bukan target utama serangan itu. Namun tak menutup kemungkinan target sebenarnya dari serangan itu adalah untuk membunuh Khadafi.
"Resolusi PBB memperbolehkan NATO untuk menggunakan segala cara," tegas Richards.
Sementara itu, Khadafi melalui siaran televisi pemerintah Libya menyampaikan pesan bahwa dirinya kini berada di tempat aman yang tak terjangkau serangan udara dari pasukan NATO tersebut.
[dry]
BERITA TERKAIT: