Pada Rabu (23/3) malam, Khadafi tampil di depan publik, yang disiarkan secara langsung oleh televisi Libya, meski hanya sebentar. Pada kesempatan itu, dia menyerukan para pendukungnya di Tripoli untuk berjuang sampai akhir dan akhirnya mengalahkan semua musuh, baik oposisi, maupun pasukan koalisi internasional.
"Kami akan merayakan kemenangan," ujar Khadafi berjanji seperti dikutip dari kantor berita Rusia
ITAR-TASS.Pidato Khadafi tersebut merupakan satu bukti lagi, bahwa meskipun koalisi Barat memperhitungkan kemenangan cukup cepat atas rezim Khadafi, tampaknya, pemimpin Libya itu tidak akan mudah menyerah. Menurut para ahli, operasi sekutu mungkin akan memakan waktu lebih lama.
Soalnya, sang Kolonel memiliki sarana untuk membayar jasa tentara bayaran. Dia bisa merangsang antusiasme pendukungnya dengan tetap berada di barisannya dengan emas murni dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.
Berdasarkan data yang lansir
The Financial Times, di Bank Sentral Libya disimpan lebih dari 143 ton logam senilai 6,5 miliar dolar AS. Oleh karena itu, meskipun rekening-rekeningnya dibekukan di bank-bank Eropa dan Amerika, rezim Khadafi untuk jangka lama tidak akan kekurangan uang.
[zul]
BERITA TERKAIT: