Meledak di Batam, Qantas Stop Terbang

Jumat, 05 November 2010, 07:23 WIB
Meledak di Batam, Qantas Stop Terbang
RMOL. Pesawat superjumbo Airbus A380 milik maskapai Qantas me­la­kukan pendaratan darurat di Singapura setelah mengalami masalah mesin saat melintas di Batam. Begitu mendarat di Ban­dara Changi, Singapura, maskapai penerbangan Australia lang­sung disambut enam kendaraan pemadam kebakaran. Mereka me­nyemprotkan cairan ke pesawat bertingkat tersebut.

Hal itu diberitakan kantor berita AFP, yang menyebut peristiwa ini sebagai keadaan darurat di atas udara pertama yang meli­batkan pesawat Airbus A380.

Serpihan pesawat yang tampaknya merupakan bagian dari ekor pesawat tersebut telah ditemukan di Batam. Sebelumnya warga Batam sempat mendengar suara ledakan di udara.

Pesawat bertujuan Sydney, Australia itu mengangkut 433 penumpang dan 26 kru. Pesawat itu mendarat dengan selamat di Singapura pada pukul 11.45 waktu setempat. Manajemen Qantas Airways memutuskan untuk menghentikan seluruh layanan pesawatnya yang bertipe Airbus A380 hingga apa yang terjadi pada pesawat Qantas dengan nomor penerbangan QF32 terkuak.

“Qantas Airways juga akan menghentikan seluruh layanan A380-nya sampai standar keamanan Qantas terpenuhi,” kata CEO Qantas Airways Alan Joyce, dalam siaran pers, kemarin di Jakarta. Joyce mengungkapkan, Qantas berkomitmen terhadap standar keamanan, sehingga akan menunda penerbangan Qantas A380-nya hingga mendapat informasi yang cukup mengenai penyebab insiden pada pesawat QF32.  [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA