Kondisi ini memperbesar ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Eropa akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pekan depan.
Indeks pan-Eropa STOXX 600 turun 0,56 persen ke posisi 647,46, mencatat level terendah dalam lebih dari sebulan. Penurunan juga melanda bursa utama lainnya seperti DAX Jerman yang merosot 1,1 persen, CAC 40 Prancis terkoreksi 0,39 persen, dan FTSE 100 Inggris melemah 0,32 persen.
Lonjakan imbal hasil obligasi terjadi seiring aksi jual surat utang global, di mana yield obligasi pemerintah Jerman tenor 30 tahun mencapai level tertinggi dalam 15 tahun dan Prancis menyentuh level tertinggi sejak 2008.
Tekanan pasar turut diperparah oleh kenaikan harga gas alam Eropa akibat kekhawatiran gangguan pasokan energi menyusul konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Kendati demikian, sektor energi justru menguat 1,8 persen seiring harga minyak mentah Brent kembali berada di atas 92 Dolar AS per barel.
Di tengah tekanan umum, saham Novartis melambung 6,3 persen setelah uji klinis obat sukses, saham Reckitt Benckiser melonjak 4,4 persen karena kemenangan hukum di Amerika Serikat, sementara saham Partners Group merosot 7,3 persen akibat pergantian CEO dan proyeksi penurunan pendapatan.
BERITA TERKAIT: