Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Sabtu, 29 Agustus 2026, 17:23 WIB
Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat
(Foto: Dok. BSN)
Kecil Besar
rmol news logo Kedai kopi kini tak lagi sekadar menjadi tempat menikmati kopi. Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat, coffee shop berkembang menjadi ruang untuk belajar, mengerjakan tugas, bekerja, berdiskusi, membangun jejaring hingga mengembangkan berbagai ide dan kolaborasi.
HUT RMOL news

Kondisi tersebut sangat terasa di Yogyakarta sebagai kota pendidikan dengan populasi mahasiswa yang besar. Coffee shop menjadi salah satu ruang alternatif bagi mahasiswa dan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas di luar kampus maupun tempat tinggal.

Melihat perkembangan tersebut, Bank Syariah Nasional (BSN) menggandeng Boulevard Coffee, yang dikelola oleh PT Gama Multi Usaha Mandiri (GMUM), untuk memperkuat ekosistem transaksi masyarakat di Yogyakarta.

PT GMUM merupakan holding bisnis Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengelola dan mengembangkan berbagai aktivitas usaha sebagai bagian dari penguatan ekosistem bisnis dan pemanfaatan potensi yang dimiliki UGM.

Digital Business Division Head Bank Syariah Nasional, Bhimo Wikanhantoro, mengatakan mahasiswa merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki aktivitas digital dan transaksi yang sangat dinamis.

Menurutnya, perkembangan teknologi telah mengubah cara mahasiswa beraktivitas. Mulai dari pembayaran kebutuhan sehari-hari, transaksi kuliner, pembelian produk, hingga aktivitas ekonomi lainnya semakin banyak dilakukan melalui kanal digital.

“Mahasiswa merupakan bagian penting dari ekosistem digital saat ini. Karena itu, bagi kami, kehadiran layanan transaksi di ruang yang memang menjadi bagian dari aktivitas mereka merupakan sesuatu yang sangat relevan,” ujar Bhimo dalam keterangan tertulis, Sabtu 29 Agustus 2026.

Menurut Bhimo, Boulevard Coffee memiliki karakter yang sesuai dengan perkembangan tersebut karena tidak hanya menjadi tempat kuliner, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi mahasiswa, masyarakat dan pelaku usaha.

Bhimo menambahkan, kemitraan dengan Boulevard Coffee merupakan bagian dari upaya BSN untuk mendekatkan layanan perbankan dengan generasi muda dan masyarakat.

Menurutnya, perubahan perilaku konsumen membuat bank tidak cukup hanya menyediakan layanan di kantor cabang.

“Hari ini masyarakat tidak selalu datang ke bank untuk melakukan transaksi. Justru layanan bank yang harus semakin dekat dengan aktivitas masyarakat. Karena itu kami melihat kolaborasi seperti ini sebagai salah satu cara untuk menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih relevan,” ungkap Bhimo.

Sementara itu, Direktur Utama PT Gama Multi Usaha Mandiri, Ibnu Gunawan, mengatakan Boulevard Coffee dikembangkan dengan konsep third place atau ruang ketiga, yaitu ruang alternatif di antara rumah dan tempat kerja.

Konsep tersebut dinilai sangat relevan dengan karakter Yogyakarta sebagai kota pendidikan dan pusat aktivitas generasi muda.

Kata Ibnu, Boulevard Coffee diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat secara lebih luas.

"Kami ingin Boulevard Coffee menjadi ruang yang inklusif. Mahasiswa bisa datang untuk belajar atau mengerjakan tugas, komunitas dapat berkegiatan, pelaku usaha bisa bertemu dengan mitra, dan masyarakat dapat menikmati ruang yang nyaman. Jadi bukan sekadar tempat ngopi," pungkasnya.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA