Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,10 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix bergerak stabil.
Di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 0,71 persen. Namun, indeks Kosdaq yang mencakup saham-saham berkapitalisasi kecil justru menguat 0,94 persen.
Pergerakan positif terlihat di Australia. Indeks S&P/ASX 200 naik 0,33 persen.
Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 25.895 poin. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di 26.009,46 poin, mengindikasikan potensi tekanan pada bursa saat perdagangan dibuka.
Investor kini mencermati perkembangan terbaru di Timur Tengah. Ketegangan meningkat setelah pemerintahan Presiden AS Donald Trump memperingatkan negara-negara sekutu dan dunia agar menghentikan hubungan bisnis dengan Iran.
“Sudah saatnya sekutu kita dan seluruh dunia mengambil keputusan, dan kita akan menghancurkan ekonomi rezim pembunuh ini,” kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada CNBC.
Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor geopolitik yang turut diperhatikan investor, terutama karena setiap eskalasi di Timur Tengah berpotensi memengaruhi sentimen pasar dan harga komoditas.
BERITA TERKAIT: