Di Jepang, Nikkei 225 turun 532,52 poin atau 0,77 persen menjadi 68.424,20 pada sekitar pukul 10.18 waktu setempat. TOPIX juga melemah 0,77 persen ke 4.100,17. Nikkei sempat menyentuh level tertinggi 68.741,49 setelah dibuka di 68.313,46.
Sebaliknya, pasar saham Korea Selatan bergerak positif. KOSPI naik 17,50 poin atau 0,25 persen ke 6.988,85 pada sekitar pukul 10.14 waktu setempat. KOSDAQ juga menguat 0,66 persen ke 900,20 pada perdagangan sebelumnya.
Tekanan lebih besar terlihat di Hong Kong. Hang Seng Index merosot 609,66 poin atau 2,48 persen ke 24.003,61 pada sekitar pukul 09.34 waktu setempat. Indeks sempat turun hingga 23.958,39.
Sementara itu, bursa Australia masih bergerak menguat. S&P/ASX 200 naik 27,20 poin atau 0,32 persen menjadi 8.641,60 pada sekitar pukul 11.34 waktu setempat.
Pergerakan bursa regional tersebut menjadi salah satu perhatian investor domestik setelah IHSG pada perdagangan Kamis 1 Oktober 2026 ditutup turun 1,02 persen ke level 6.009. Tekanan juga tercermin dari iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) yang diperdagangkan di New York Stock Exchange, yang melemah 1,25 persen menjadi 11,61 Dolar AS.
Dengan kondisi tersebut, IHSG pada perdagangan Jumat diperkirakan masih menghadapi tekanan jual.
BERITA TERKAIT: