Bursa Asia Tertekan Isu Hormuz, Nikkei Masih Menguat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 28 September 2026, 08:49 WIB
Bursa Asia Tertekan Isu Hormuz, Nikkei Masih Menguat
Ilustrasi (Artificial Intelligence)
Kecil Besar
rmol news logo Bursa Asia-Pasifik dibuka beragam pada awal perdagangan Senin pagi, 28 September 2026, di tengah perhatian investor terhadap perkembangan ketegangan Amerika Serikat dan Iran setelah Presiden Donald Trump menolak proposal Teheran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,29 persen, sedangkan Topix naik 0,17 persen.

Sebaliknya, pasar saham Korea Selatan bergerak melemah setelah kembali dibuka usai libur dua hari. Kospi turun 0,41 persen dan Kosdaq terkoreksi 0,16 persen.

Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 24.501, sedikit di bawah penutupan terakhir indeks pada 24.510,09.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 bergerak relatif datar pada awal perdagangan.

Perkembangan di Selat Hormuz menjadi perhatian pasar karena jalur tersebut memiliki peran penting dalam perdagangan energi global. Penolakan Trump terhadap proposal Iran juga kembali memunculkan kekhawatiran mengenai pasokan energi dan harga minyak. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA