Di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global, perekonomian Indonesia justru mampu menunjukkan ketahanan. Prabowo menyebut pertumbuhan ekonomi pada semester pertama 2026 menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir.
"Kita bersyukur perekonomian kita tetap berdiri tegak. Ekonomi kita pada semester pertama tahun ini tumbuh tertinggi dalam 13 tahun terakhir," ujarnya.
Selain pertumbuhan ekonomi yang kuat, Prabowo menyebut inflasi masih terkendali dan permintaan domestik tetap kuat.
Hingga akhir Juli 2026, pendapatan negara tumbuh 21,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, belanja negara tumbuh 18,2 persen dan diarahkan untuk menjaga daya beli rakyat, memperkuat pelayanan publik, serta menggerakkan ekonomi.
Prabowo mengatakan, meski belanja meningkat, defisit APBN tetap terjaga.
"Walaupun belanja negara tumbuh, defisit APBN tetap terjaga hanya 0,91 persen terhadap produk domestik bruto," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: