Ia menegaskan bahwa dalam pidatonya Kepala Negara telah menyampaikan capaian dalam satu terakhir yang patut diapresiasi.
“Bagus, tadi disampaikan oleh Pak Prabowo ya, tentang capaian-capaian pemerintah dalam satu tahun terakhir ya. Ada delapan apa namanya, swasembada bahan pokok dan lain sebagainya itu maksimal,” kata Habiburrokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Di sisi lain, Habiburrokhman juga mengapresiasi Presiden Prabowo yang sangat konsen terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia.
“Soal pemberantasan korupsi tadi juga disinggung. Beliau menyampaikan pengadilan ad hoc untuk korupsi. Sebenarnya kalau pengadilan ad hoc korupsi kan memang sudah ad hoc, Pengadilan Tipikor itu sudah ad hoc ya,” kata Legislator Gerindra ini.
Lebih jauh, mengenai pernyataan Presiden Prabowo yang menyinggung TNI-Polri, Habiburrokhman berpandangan bahwa kedua institusi harus mengusut tuntas kasus-kasus tanpa pandang bulu.
“Iya tadi Panglima TNI dan Pak Kapolri ya, dua institusi tersebut diminta untuk mengusut tuntas, termasuk terhadap oknum-oknum dari dua institusi tersebut yang mungkin saja ada dalam masalah-masalah tambang ilegal di timah, di apa namanya, Babel (Bangka Belitung),” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: