Wall Street Cetak Rekor, Saham Teknologi Jadi Penggerak Utama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 14 Agustus 2026, 07:41 WIB
Wall Street Cetak Rekor, Saham Teknologi Jadi Penggerak Utama
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
Kecil Besar
rmol news logo Wall Street kembali mencetak rekor pada penutupan perdagangan Kamis 13 Agustus 2026 waktu setempat. 

Indeks S&P 500 ditutup di level tertinggi sepanjang masa setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) yang mereda meningkatkan optimisme investor terhadap prospek suku bunga.

S&P 500 naik 0,65 persen menjadi 7.798,99 poin, melampaui rekor penutupan sebelumnya. Nasdaq Composite menguat 0,81 persen ke 26.803,03 poin, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,13 persen menjadi 53.839,99 poin.

Penguatan bursa terutama ditopang saham teknologi dan semikonduktor. Saham Sandisk melonjak 13,7 persen dan Micron Technology naik 4,2 persen. Microsoft menguat hampir 1 persen, sementara Meta Platforms melesat 2,8 persen. Sektor layanan komunikasi menjadi penguat terbesar di S&P 500 dengan kenaikan 1,56 persen.

Saham Dell Technologies naik 2,1 persen dan HP melonjak 6,9 persen setelah Lenovo melaporkan kinerja kuartalan yang melampaui ekspektasi. Hasil tersebut memperkuat optimisme investor terhadap permintaan perangkat dan infrastruktur teknologi.

Namun, tidak semua saham teknologi menguat. Cisco Systems anjlok 8,4 persen meski memberikan proyeksi pendapatan optimistis. Investor menilai ekspektasi terhadap kinerja perusahaan peralatan jaringan tersebut sudah terlalu tinggi. Saham CoreWeave juga turun 1,3 persen setelah sehari sebelumnya melonjak 19 persen akibat kenaikan proyeksi belanja modal tahunan.

Sentimen pasar turut ditopang data Indeks Harga Produsen (PPI) AS. Harga produsen tidak berubah pada Juli karena penurunan harga barang mengimbangi kenaikan tipis biaya jasa. Data tersebut meredakan kembali kekhawatiran terhadap tekanan inflasi.

Perkembangan ini membuat investor semakin optimistis terhadap arah kebijakan The Fed. Berdasarkan CME FedWatch, pasar memperkirakan peluang sekitar 63 persen bahwa bank sentral AS mempertahankan suku bunga pada pertemuan September.

Sepanjang 2026, S&P 500 telah menguat sekitar 14 persen dan Nasdaq naik sekitar 15 persen. Di antara saham individual, Netflix melonjak 5,4 persen setelah investor miliarder Bill Ackman mengungkap kepemilikan baru di perusahaan streaming tersebut.

Sebaliknya, saham Tapestry anjlok lebih dari 16 persen setelah perusahaan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan tahunan yang relatif lemah. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA