Pada penutupan perdagangan Rabu, 29 Juli 2026, harga minyak acuan global Brent melonjak 7,9 persen ke level 90,74 Dolar AS per barel, sekaligus kembali menembus level psikologis 90 Dolar AS. Sementara minyak mentah acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), naik 6,6 persen ke 84,46 Dolar AS per barel.
Trump dalam pernyataan terbarunya di Fox News menyatakan AS akan menyerang Iran dengan keras sebagai balasan atas dugaan upaya serangan mendadak terhadap pasukan Amerika di Timur Tengah.
"Kami akan menghantam mereka dengan keras," ujarnya.
Menurut Komando Pusat Militer AS (CENTCOM), Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah pasukan AS. Namun, seluruh rudal tersebut berhasil dicegat sehingga tidak menimbulkan dampak langsung.
Eskalasi terbaru ini membalikkan sentimen pasar. Sebelumnya, harga minyak sempat turun karena pelaku pasar berharap gencatan senjata di kawasan dapat kembali berlaku. Namun, meningkatnya risiko konflik kembali memicu kekhawatiran bahwa pasokan minyak dari Timur Tengah dapat terganggu.
BERITA TERKAIT: