Wall Street Hijau Ditopang Data Inflasi AS dan Kinerja Emiten

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 16 Juli 2026, 07:54 WIB
Wall Street Hijau Ditopang Data Inflasi AS dan Kinerja Emiten
Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)
Kecil Besar
rmol news logo Wall Street bergerak menguat setelah data inflasi produsen (PPI) Amerika Serikat (AS) menunjukkan perlambatan dan laporan keuangan kuartal II-2026 sejumlah perusahaan melampaui ekspektasi.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 15 Juli 2026, waktu setempat, indeks Dow Jones naik 0,29 persen ke 52.659,18, sementara indeks S&P 500 menguat 0,38 persen ke 7.572,42, dan Nasdaq bertambah 0,62 persen menjadi 26.269,23.

Di antara 11 sektor utama S&P 500, sektor layanan komunikasi mencatat kenaikan terbesar. Sebaliknya, sektor utilitas menjadi yang paling tertekan. Saham-saham ritel berbasis konsumen serta sektor perjalanan dan rekreasi juga tampil sebagai penggerak utama penguatan pasar, meski saham semikonduktor bergerak melemah.

Dari sisi emiten, saham PayPal melonjak 17,2 persen setelah adanya laporan yang menyebutkan perusahaan tersebut menerima tawaran akuisisi dari Stripe dan Advent International senilai 60,50 dolar AS per saham, atau sekitar 28 persen lebih tinggi dibanding harga penutupan sehari sebelumnya.

Sementara itu, BlackRock naik 6,6 persen setelah membukukan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi analis. Saham Morgan Stanley juga menguat 0,4 persen berkat kinerja yang lebih baik dari perkiraan.

Hingga saat ini pelaku pasar masih mencermati perkembangan konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang berpotensi kembali memicu tekanan inflasi melalui kenaikan harga energi.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA