Meskipun ini merupakan level tertinggi sejak April 2023, hasilnya sesuai ekspektasi pasar, sehingga meredakan kekhawatiran terkait percepatan kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Dampaknya, Dolar AS dan imbal hasil US Treasury melemah, memicu penguatan harga logam mulia.
Emas spot naik 0,8 persen ke 4.032,74 Dolar AS per ons setelah sempat turun 1 persen di awal sesi.
Emas berjangka AS menguat 1 persen ke 4.047,60 Dolar AS per ons.
Perak spot melonjak 1,7 persen ke 58,38 Dolar AS per ons.
Saat ini, data CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember berada di angka 80 persen, turun tipis dari perkiraan sebelumnya sebesar 85 persen.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: