Dekopinwil Jateng Didorong Kembangkan Produk Lokal Lewat Kopdes

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 14 April 2026, 19:27 WIB
Dekopinwil Jateng Didorong Kembangkan Produk Lokal Lewat Kopdes
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (Foto: Kemenkop)
rmol news logo Harapan besar diutarakan Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono kepada Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah (Jateng) agar koperasi benar-benar bisa bangkit kembali terutama di wilayah Jawa Tengah. 

Keberadaan Dekopinwil di berbagai wilayah di Indonesia menjadi momentum yang tepat untuk membangun ekosistem koperasi yang tangguh sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya pada acara pengukuhan serta rapat kerja pengurus Dekopinwil Jateng di Semarang, Selasa, 14 April 2026, Menkop menegaskan dengan kepengurusan yang baru diharapkan akan mendorong inovasi dari program kerja Dekopinwil Jateng. 

Selain itu juga diharapkan kolaborasi, kerja sama dan sinergi dengan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Pusat serta Kementerian Koperasi (Kemenkop) dapat terus diperkuat.

“Amanah ini menjadi amanah yang tidak ringan karena Dekopinwil bersama Dewan Koperasi Indonesia adalah satu tarikan nafas yang harus sama (visi dan misinya) dengan Kementerian Koperasi dan juga gerakan koperasi yang lain-lain untuk membangkitkan koperasi menjadi soko guru ekonomi nasional,” ujar Ferry.

Turut hadir dalam acara tersebut Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kemenkop Herbert Siagian, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Ketua Harian Dekopin Priskianto, serta Ketua Dekopin wilayah Jateng Sri Hartini beserta jajaran pengurus lainnya.

Ferry mengajak Dekopin khususnya wilayah Jateng untuk bersama-sama memajukan pelaku usaha lokal agar produknya dapat dipasarkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Ia menegaskan KDKMP dapat menjadi ruang bagi produk UMKM lokal untuk tumbuh dan berkembang, bukan diisi oleh produk dari luar atau dikuasai distributor besar. Oleh karena itu perlu upaya kurasi, inkubasi hingga dukungan pembiayaan yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

"Saya menyarankan Dekopinwil provinsi Jawa Tengah mulai membantu pelaku-pelaku UMKM di Jawa Tengah agar produk-produknya bisa dijual di seluruh gerai KDKMP. ini menjadi bahan yang baik untuk dibahas dalam rapat kerja Dekopinwil Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Menkop menjelaskan selama 30 tahun terakhir, koperasi relatif tertinggal dibanding badan usaha swasta dan BUMN. Baru pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, koperasi kembali diaktifkan sebagai badan usaha strategis sehingga menjadi program strategis nasional.

Ferry juga merekomendasikan agar Dekopinwil Jateng dapat menginisiasi penyediaan alat pengering hasil pertanian, pengatur suhu buah dan sayuran, serta fasilitas pendukung peternakan sehingga dapat membantu para petani menjaga kualitas produk hasil pertaniannya.

Di wilayah pesisir, Menkop juga mendorong pendirian SPBU solar untuk nelayan yang dilengkapi pabrik es batu. Hal ini juga dapat disinergikan dengan Dekopinwil Jateng agar kehadirannya dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Saya berharap Dekopinwil Jawa Tengah dapat menjadi contoh bagaimana koperasi hadir dalam bentuknya yang baru dan modern dan bisa bermanfaat bukan hanya untuk anggota koperasi tapi juga bagi masyarakat seluas-luasnya," ulasnya. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA