Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan, Hasan Fawzi mengatakan, hingga 1 April 2026, IHSG berada di level 7.184,44 atau terkoreksi 16,91 persen secara year to date.
“Ini tentu terkait juga dan seiring dengan tekanan geopolitik dan kondisi domestik dan global yang memang masih terus mengalami eskalasi,” kata Hasan dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta pada Kamis 2 April 2026.
Hasan menegaskan, tekanan tidak hanya terjadi di pasar domestik, melainkan juga dirasakan oleh bursa saham global.
“Tentu ini juga menunjukkan dan mencerminkan dinamika eksternal dibanding apa yang merupakan respon atas kondisi fundamental di domestik semata,” kata Hasan.
Seiring pelemahan IHSG, kapitalisasi pasar saham turut menyusut. Berdasarkan paparan OJK, nilai kapitalisasi pasar turun 20,18 persen dari Rp15.849 triliun menjadi Rp12.650 triliun.
BERITA TERKAIT: