Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan pihaknya telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan di luar negeri. Upaya tersebut dilakukan untuk memperluas pilihan negara tujuan studi bagi calon awardee.
“Kami banyak melakukan tadi kerjasama dengan universitas top di luar negeri. Termasuk mendorong para calon awardee ini untuk tidak hanya di English speaking countries, tapi ke Jerman, Perancis, China, Jepang, Korea, Rusia yang juga sangat bagus kualitasnya dengan biaya yang lebih luas,” ujar Sudarto saat ditemui Rabu 25 Febuari 2026 malam.
Menurutnya, perluasan negara tujuan studi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah pelajar Indonesia yang mengakses pendidikan tinggi berkualitas di luar negeri.
Ia juga berharap para penerima beasiswa dapat memperluas penguasaan teknologi maju yang berkembang di berbagai negara tersebut.
“Sehingga nanti sekali lagi ini bisa menambah jumlah anak Indonesia yang pintar-pintar tersebut, lebih banyak lagi, lebih bisa juga mengakses pendidikan tinggi dan juga tadi teknologi-teknologi yang sudah maju di tempat-tempat lain tadi,” jelasnya.
Sudarto menambahkan, pengiriman mahasiswa ke berbagai negara juga penting untuk memperkuat pemahaman lintas budaya dan kemampuan bahasa asing generasi muda Indonesia.
“Kan kita at the end butuh juga ya anak-anak kita yang bisa bahasa Jepang, bisa bahasa Korea, China, Rusia, Perancis, Jerman gitu. Sehingga itu pasti akan sangat membantu untuk kita membangun international diaspora yang sangat dibutuhkan Indonesia ke depan,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: