IHSG Melemah ke Level 8.974 Usai Penunjukan Thomas Djiwandono di BI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Selasa, 27 Januari 2026, 09:51 WIB
IHSG Melemah ke Level 8.974 Usai Penunjukan Thomas Djiwandono di BI
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas Djiwandono. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)
rmol news logo Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Selasa pagi, 27 Januari 2026, setelah Thomas Djiwandono resmi ditunjuk sebagai Asisten Gubernur Bank Indonesia (BI).

Pada awal perdagangan, IHSG terkoreksi tipis 0,01 persen ke level 8.974. Tekanan jual kemudian meningkat hingga pukul 09.19 WIB, dengan pelemahan mencapai 0,70 persen ke posisi 8.912. Capaian tersebut turun dibandingkan penutupan pekan lalu di level 9.060.

Aktivitas perdagangan awal menunjukkan 237 saham menguat, 255 saham melemah, dan 466 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat sebesar Rp1,1 triliun dengan volume perdagangan mencapai 1,8 miliar saham.

Tekanan juga terjadi pada sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 turun 0,55 persen ke level 877, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 0,60 persen ke 612, MNC36 terkoreksi 0,77 persen ke 353, dan IDX30 turun 0,74 persen ke posisi 447.

Secara sektoral, hanya sektor energi dan infrastruktur yang mampu bertahan di zona hijau. Sementara itu, sektor konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, keuangan, bahan baku, properti, industri, transportasi, teknologi, dan kesehatan bergerak di zona merah.

Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah justru menguat tipis sebesar 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp16.780 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.782 per dolar AS.

Thomas Djiwandono resmi terpilih menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri pada 13 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil melalui rapat musyawarah Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.

Thomas, yang masih menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih, juga dikenal sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra serta keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah pengamat menilai penunjukan Thomas memicu kekhawatiran terkait independensi bank sentral. Kredibilitas dan independensi Bank Indonesia dinilai tetap menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas moneter serta kepercayaan investor, baik domestik maupun global. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA