Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani mengatakan di tengah ketidakpastian ekonomi global, capaian ini menandai ketahanan iklim investasi nasional sekaligus memperkuat peran investasi sebagai motor pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah karena ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian, mulai dari pelambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik, hingga fragmentasi perdagangan internasional. Namun, alhamdulillah target investasi tahun 2025 tercapai dan bahkan melebihi target yang dicanangkan. Sepanjang tahun 2025 total realisasi Rp1.931,2 triliun tumbuh 12,7 persen year on year (yoy),” kata Rosan dalam konferensi pers dikutip pada Jumat, 16 Januari 2026.
Rosan mencatat realisasi investasi Januari-Desember 2025 secara kumulatif mampu menyerap 2,71 juta tenaga kerja.
Adapun kontribusi investasi di sepanjang tahun ini didominasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Rp1.030,3 triliun (53,4 persen), dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp900,9 triliun (46,6 persen).
Berdasarakan persebaran wilayah, realisasi investasi masih didominasi luar Pulau Jawa sebesar Rp991,2 triliun atau 51,3 persen. Sementara, investasi di Pulau Jawa mencapai Rp940 triliun atau 48,7 persen.
Dari lima besar lokasi investasi, Jawa Barat menempati peringkat pertama dengan total capaian Rp296,8 triliun atau menyumbang 15,4 persen. Dilanjutkan DKI Jakarta Rp270,9 triliun, Jawa Timur Rp145,1 triliun, Banten Rp130,2 triliun dan Sulawesi Tengah Rp127,2 triliun.
Sementara itu jika dilihat berdasarkan sektor-sektor investasi, realisasi investasi industri logam dasar, barang logam, bukan mesin, dan turunannya masih konsisten mencapai Rp262,0 triliun atau 13,6 persen.
“Disusul oleh transportasi, gudang dan telekomunikasi sebesar Rp211 triliun (10,9 persen). Pertambangan konsisten di peringkat 3 yaitu Rp199,6 triliun (10,3 persen), jasa lainnya Rp170,5 triliun (8,8 persen), lalu perumahan, kawasan industri dan perkantoran Rp140,4 triliun (7,3 persen),” ungkap Rosan.
BERITA TERKAIT: