Kemudian faktor internal seperti pembiayaan untuk program prioritas pemerintah menurutnya juga penuh tantangan.
"Dari dalam negeri pun ada tantangan dari sisi program prioritas pemerintahan yang harus kita kawal agar berjalan dengan lurus. Dengan kerendahan hati, saya mohon dukungan seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk bekerja bersama saya," ujarnya di Gedung Kemenkeu, pada Selasa, 9 September 2025.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci penting guna memastikan kebijakan fiskal tetap menjadi instrumen yang kuat dalam menjaga stabilitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Adapun dalam Pidato Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 dan Nota Keuangan, Presiden menyampaikan RAPBN 2026 ke depan akan fokus ke delapan agenda prioritas utama.
“RAPBN 2026 kita utamakan pada delapan agenda prioritas,” ungkap Presiden dalam Rapat Paripurna DPR, pada 15 Agustus 2025.
Dari delapan agenda prioritas itu di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kel Merah Putih, Sekolah Rakyat hingga Tiga Juta Rumah.
Padahal, usai dilantik menjadi menkeu, Purbaya dengan sesumbar menyatakan tidak sulit membenahi perekonomian Indonesia.
“Sekarang kan ekonomi sedang agak melambat. Kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan akan kita perbaiki. Jadi itu nggak terlalu sulit memperbaikinya. Tapi Anda lihat nanti, mungkin dua bulan-tiga bulan dari sekarang, Indonesia cerah kelihatan lagi," kata Purbaya usai pelantikan pada Senin, 8 September 2025.
BERITA TERKAIT: