GoH di Gansu jadi Momentum Perkuatan Kerja Sama Bisnis RI-China

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Senin, 07 Juli 2025, 23:57 WIB
GoH di Gansu jadi Momentum Perkuatan Kerja Sama Bisnis RI-China
Guest Country of Honor (GoH) dalam 31st China Lanzhou Investment and Trade Fair, yang diselenggarakan di Kota Lanzhou, dari tanggal 6-9 Juli 2025/Ist
rmol news logo Indonesia menjadi Guest Country of Honor (GoH) dalam 31st China Lanzhou Investment and Trade Fair, yang diselenggarakan di Kota Lanzhou, dari tanggal 6-9 Juli 2025. Kegiatan itu merupakan rangkaian dalam memperingati 75 tahun Hubungan Diplomatik RI-RRT. 

Sebagai GoH, KBRI Beijing dengan dukungan aktif dari Kemenko Pangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri RI, telah berpartisipasi dalam pameran ini melalui pembukaan Pavilion Indonesia yang  memamerkan berbagai produk unggulan Indonesia. Di antaranya produk di bidang pertanian, makanan halal, kerajinan, termasuk kopi luwak, sarang burung walet, baju batik, cemilan khas, serta produk perawatan kulit alami dari 16 perusahaan.

Pembukaan Pavilion dilakukan Dubes RI di Beijing dan pimpinan Pemerintah Provinsi Gansu. Pavilion Indonesia juga dikunjungi Gao Yunlong, Wakil Ketua Lembaga Tinggi RRT, CPPCC dan Hu Changsheng selaku Sekretaris Partai Provinsi Gansu yang dengan antusias melihat-lihat berbagai produk Indonesia.

Selain berpartisipasi dalam pameran, KBRI Beijing dengan dukungan Pemprov Gansu juga menyelenggarakan China (Gansu)-Indonesia Business Networking Forum: Deepening Economic and Trade Cooperation Opportunities. Hadir sebagai pembicara utama yaitu pejabat senior dari Kementerian Luar Negeri yakni Dubes Daniel Tpccumpal Simanjuntak dan Sekretaris Deputi Bidang Pangan dan Bisnis Pertanian dari Kemenko Pangan, Rumaksono. Mereka menyampaikan berbagai potensi kerja sama RI-RRT khususnya dengan Provinsi Gansu yang dapat dikembangkan ke depan.

Selain itu, 9 perwakilan perusahaan dari Indonesia dan Gansu juga memaparkan berbagai kerja sama bisnis yang telah dilakukan maupun potensi ke depannya. Terutama di bidang perdagangan, industri halal, pariwisata, hilirisasi, energi baru, logistik dan kesehatan.

Sebagai GoH, Duta Besar RI untuk RRT, Djauhari Oratmangun juga diundang untuk memberikan keynote speech dalam Opening Ceremony Lanzhou Fair. Dubes Djauhari menyampaikan terkait perkembangan hubungan bilateral RI-RRT serta potensi besar untuk pengembangan kerja sama Indonesia dengan berbagai daerah di Tiongkok, termasuk dengan Provinsi Gansu yang berada di wilayah barat daya Tiongkok. Sebelum pembukaan, Pimpinan Tertinggi Provinsi Gansu telah menerima dan menjamu makan malam Dubes RI beserta Delegasi Indonesia.

Sebagai catatan, Indonesia merupakan partner dagang terbesar kedua Gansu di ASEAN dengan volume perdagangan sebesar 564 juta Dolar AS (2024) dan sejauh ini nilai investasi perusahaan asal Gansu di Indonesia sebesar 1,32 miliar Dolar AS. Ke depan, Gansu ingin berinvestasi di Indonesia di sektor transisi energi, hilirisasi sumber daya mineral, agritech, smart logistics, kesehatan dan pendidikan.

KBRI Beijing dengan dukungan berbagai stakeholders terkait berkomitmen untuk terus perkuat kerja sama dengan berbagai provinsi di Tiongkok termasuk dengan Provinsi Gansu di berbagai sektor yang menjadi prioritas dari kedua negara. Selain itu, peringatan 75 tahun Hubungan Diplomatik RI-RRT juga jadi momentum penting untuk terus perkuat kerja sama kedua negara di berbagai bidang. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA