Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi, mengatakan perkembangan positif tersebut membuktikan keberhasilan upaya inklusi keuangan yang telah dilakukan sejumlah stakeholder pasar modal Indonesia.
Yang menarik, mayoritas investor didominasi oleh anak muda. Mereka yang berusia di bawah 40 tahun, mencapai lebih dari 79 persen dari total SID.
“Artinya, ada potensi besar dari generasi muda dalam mendorong pertumbuhan pasar modal di masa depan,” kata Inarno, dalam keterangannya di kantor BEI, Jakarta, dikutip Selasa 31 Desember 2024.
Sementara, investor yang berusia di bawah 30 tahun jumlahnya mendominasi sebanyak 54,92 persen, meskipun nilai asetnya masih terbilang kecil sekitar Rp53,83 triliun.
OJK juga melaporkan kinerja reksa dana per 24 Desember 2024 dari sisi Asset Under Management (AUM) tercatat sebesar Rp840,07 triliun atau meningkat sebesar 1,37 persen ytd.
Sementara dari Pasar Modal Syariah, per 27 Desember 2024 Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat diposisi 213,86 atau tumbuh sebesar 0,57 persen, dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp6.759,54 triliun, atau tumbuh sebesar 9,98 persen.
BERITA TERKAIT: