Hal itu disampaikan Putin saat bertemu dengan perwakilan tingkat tinggi negara-negara BRICS di Istana Konstantinovsky di Saint Petersburg, Kamis (12/9) waktu setempat.
"Kita tidak dapat mengabaikan minat yang meningkat terhadap BRICS dari banyak negara. Saat ini, lebih dari tiga puluh negara, khususnya 34 negara, telah menyatakan keinginan untuk bergabung dengan serikat kita dalam satu bentuk atau lainnya," kata Putin, seperti dikutip dari Tass, Jumat (13/9).
"Oleh karena itu, diskusi aktif telah dimulai di antara semua peserta BRICS mengenai modalitas untuk kategori negara mitra yang baru," ujarnya.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari pertemuan puncak keamanan BRICS selama 2 hari yang bertujuan membahas parameter tatanan dunia masa depan.
Didirikan pada tahun 2009 oleh Rusia, Tiongkok, India, dan Brasil, organisasi ini diikuti oleh Afrika Selatan pada tahun berikutnya. Pada tahun 2024, kelompok ini berkembang lebih jauh hingga mencakup Mesir, Iran, Uni Emirat Arab, dan Ethiopia.
Baru-baru ini Turki juga sudah menyatakan keinginannya untuk bergabung dengan organisasi tersebut.
BERITA TERKAIT: