Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dalam keterangannya di akun Instagram.
"Mereka mau tanggal 18 ini launching dan itu akan membawa era baru Indonesia," kata Luhut, seperti dikutip Minggu (14/1).
Kehadiran BYD, kata Luhut, akan turut meramaikan pasar kendaraan listrik berbasis baterai di Indonesia. Sebab, kualitasnya disebut canggih dan tidak kalah bersaing dengan Tesla. Sehingga masyarakat diyakini akan tertarik dengan produk tersebut.
"Dia sekarang kan sudah melampaui Tesla salesnya ya, kualitas juga tidak kalah dengan Tesla," kata Luhut.
Menurut Luhut, hadirnya EV dari perusahaan raksasa China itu juga menjadi salah satu bagian dalam pengukuhan ekspansi bisnis jangka panjang BYD di Indonesia, yang disebut menguntungkan karena dapat mempercepat dan memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan begitu, tambah Luhut, persoalan menyangkut polusi bisa teratasi. Di samping juga mempercepat EURO4 dan EURO5 atau standar emisi gas buang bagi kendaraan.
"Ya kalau polusi tidak ada pangkat dan jabatan semua kena. Subsidi kesehatan itu kan gara-gara ini Rp10 T, kita mau gimana, pilihan emang gak banyak, efisiensi dibuat sana sini maka efisiensi ini sangat penting," pungkas Luhut.
BERITA TERKAIT: