"Kita juga bersama dengan serikat-serikat pekerja membantu mereka mengadakan sejumlah kegiatan," kata Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz usai menerima penghargaan dalam acara Indonesian Human Capital (IHCA) III di Gedung Kemenaker, Jakarta, Jumat (28/4).
Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan meraih 3 penghargaan, yaitu 1st Best Indonesia Human Capital 2017 Kategori Government Owned Company dan 1st Best Indonesia Human Capital for Overall 2017 dan kategori The Big Top Ten Human Capital Director Indonesia Award 2017.
Saat ini, lebih dari 5.000 karyawan BPJS Ketenagakerjaan yang tersebar di seluruh unit kerja di Indonesia dikelola dengan Human Capital System yang terintegrasi dan berbasis kompetensi serta didukung teknologi Human Capital Information System (HCIS) mulai dari proses rekrutmen, asessment, penilaian kinerja dan talent management.
Dengan sistem yang dibangun, BPJS Ketenagakerjaan berupaya mengelola SDM yang andal dan mampu memenuhi tuntutan global dalam mencapai sasaran strategis jangka panjang. Selain itu, dengan pengelolaan SDM yang baik, BPJS Ketenagakerjaan akan mampu meningkatkan produktivitas dan kinerja yang diharapkan.
Terkait pemberian penghargaan IHCSA, Naufal mengungkapkan, dirinya berharap dengan perolehan penghargaan ini, insan BPJS Ketenagakerjaan semakin semangat dan termotivasi serta tetap rendah hati dalam mengemban tugas dan amanah yang diberikan. "Ini salah satu bukti peningkatan kualitas SDM telah dilakukan selama ini memperoleh hasil yang baik dan mendapat apresiasi dari pihak eksternal,†katanya.
Pengelolaan SDM BPJS Ketenagakerjaan juga tidak terlepas dari peran Institut BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan mutu kompetensi SDM yang dimiliki, baik dalam rekrutmen, maupun peningkatan kompetensi bagi karyawan. Proyeksi ke depannya, Institut BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi
center of excellent dan pusat riset untuk pengembangan jaminan sosial di Indonesia.
"Dengan adanya fasilitas seperti Institut BPJS Ketenagakerjaan, kami berharap peran serta kami dalam membangun jaminan sosial, khususnya ketenagakerjaan, dapat lebih optimal untuk kemajuan bangsa Indonesia,†jelas Naufal.
Konferensi dan penyerahaan penghargaan IHCA III 2017 ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan tertinggi bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, baik badan usaha pemerintah maupun swasta. Penghargaan ini melibatkan 13 orang eksekutif dari berbagai institusi dan media sebagai dewan juri.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas SDM kami agar dapat terus memperluas cakupan kepesertaan dan memberikan layanan terbaik serta memajukan program jaminan sosial ketenagakerjaan di masa-masa yang akan datang," pungkasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: