Hal ini disampaikan Mensos usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta Timur, Minggu (29/1).
Islam, kata Mensos, yang rahmatan lil alamin itu tidak hanya bagi umat muslim melainkan bagi semua manusia tanpa membedakan suku, agama, ras dan antargolongan.
"Islam sendiri adalah pembawa rasa damai dan penuh kasih terhadap sesama manusia. Maka, kita semua diminta untuk mendekati apa yang dicontohkan Rasulullah SAW, sehingga jangan sampai kita masih jauh dari apa apa yang dicontohkannya," ucapnya.
Terlebih acara maulid ini, menurut Mensos, digelar di lembaga pendidikan Islam. Sebetulnya ada pesan kepada seluruh pendidik di lembaga-lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia.
"Para pendidik dan seluruh peserta didik agar bersama-sama melakukan refleksi diri sekaligus melakukan koreksi sudahkah dalam proses belajar mengajar mengambil ruh dari nilai-nilai Islam tersebut," katanya.
Usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mensos meresmikan gedung kantor Yayasan Al-Ma’ruf yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, serta memberikan paket santunan bagi kaum dhuafa sekitar.
[wid]
BERITA TERKAIT: