Acara yang berlangsung dari tanggal 22-24 November 2016 ini menghadirkan berbagai pelaku di bidang telekomunikasi dan IT dengan menyajikan pameran, konferensi/summit, launching dan demonstrasi produk.
"Kami hadir dalam rangka menyambut gegap gempita ekonomi digital Indonesia yang semakin meningkat tajam jelang tahun 2017 nanti," CEO Cyber Park Iindonesia sebagai pengembang Cyberhome Indonesia, Dedi Yudiant di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (23/11).
Kata Dedi, kendati baru akan launching tahun 2017 nanti, namun keberadaan Cyberhome sudah diperkenalkan sejak dini. Salah satu proyek perumahan yang telah berhasil diciptakan dengan nama Taman Sari Cyber Bogor bekerja sama dengan Wika Realty. Di mana kawasan hunian tersebut menawarkan hal berbeda dari perusahaan properti lainnya, yakni perumahan dengan fasilitas Dark fiber optik to the home dan satu-satunya di Indonesia.
"Jadi Cyberhome ini siap menyambut ekonomi digital yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo," jelas Dedi.
Dedi menjelaskan, Cyberhome tidak semata membahas tentang kawasan hunian yang dilengkapi dengan fasilitas optik berskala besar. Namun juga menjadi kawasan rumah produktif pertama dan satu-satunya di dunia. Karena perumahan tersebut mendukung pertumbuhan cyber city, digital city dan smart city yang akhir-akhir ini melejit dan banyak digunakan oleh pemerintah daerah dan provinsi.
"Jadi kami juga mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni yang mampu melahirkan para profesional & enterpreuner muda Generasi Millenial yang membangun bisnis dari tempat dimana dia tinggal," katanya.
[wid]
BERITA TERKAIT: