Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lancar

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 11 Juli 2016, 17:52 WIB
Pertamina Pastikan Distribusi BBM Lancar
net
rmol news logo PT Pertamina (Persero) memastikan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) dalam arus balik Lebaran berjalan lancar dan aman.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, menjelaskan, berdasarkan pantauan kondisi pasokan dan stok BBM hingga hari ke-19 masa Satgas Lebaran 2016 Pertamina, atau pukul 00.00 WIB tanggal 10 Juli berjalan lancar dan aman.

Rata-rata stok BBM berada di atas 20 hari, dengan rincian jenis Premium 20 hari, Biosolar 30 hari, Pertamax 23 hari, Pertalite 13 hari, dan Avtur 23 hari.

"Kami telah melakukan persiapan terbaik untuk hadapi arus balik, dan sejauh ini belum menghadapi kendala berarti. Kami terus meningkatkan kewaspadaan untuk memastikan penyaluran BBM pada arus balik berjalan lancar," jelasnya dalam keterangan tertulis, Senin (11/7).

Menurut Wianda, realisasi penyaluran BBM juga menunjukkan tren peningkatan kembali sejak H+2 Lebaran. Premium pada periode hari ke-19 Satgas Lebaran 2016 Pertamina rata-rata mencapai 92 persen dari rata-rata normal sebesar 70.566 kilo liter (KL) per hari.

Sementara Biosolar pada periode yang sama mencapai 82 persen dari rata-rata normal 35.319 KL per hari. Dalam tujuh hari terakhir realisasi penyaluran Solar selalu di bawah 50 persen dari rata-rata normal menyusul tidak beroperasinya angkutan barang, kecuali truk sembako dan BBM.

Berbeda dengan kedua jenis BBM tersebut, Pertalite dan Pertamax justru terus berada di atas proyeksi. Rata-rata realisasi penyaluran Pertalite hingga 10 Juli 2016 pukul 00.00 WIB mencapai 140 persen dari rata-rata harian normal 10.063 KL per hari.

Peningkatan pada Pertamax realisasinya mencapai rata-rata 130 persen terhadap rata-rata harian normal 11.257 KL per hari. Sementara Avtur untuk angkutan udara mencapai rata-rata 101 persen di atas rata-rata harian normal sekitar 13.000 KL per hari.

Sejak adanya penambahan Portable Tank Operation (SPBU mobile) dan penambahan titik kios Pertamax Series pada 8 Juli dilaporkan penjualan melalui kedua metode itu mencapai sekitar 10.620 liter, di mana 7.120 liter merupakan Pertamax Series kemasan di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat dan 3.500 liter dari PTO.

Khusus di wilayah Jawa Tengah, dilaporkan konsumsi Pertalite dan Pertamax pada 9 Juli mencapai tiga kali lipat dari harian normal. Di wilayah yang menjadi salah satu fokus perhatian tersebut penyaluran Pertamax mencapai 4.200 KL per hari atau 284 persen terhadap harian normal, Pertalite 1.680 KL per hari atau 294 persen dari harian normal, Premium 12.256 KL per hari atau 136 persen dari harian normal, sedangkan Biosolar hanya 53 persen.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja sama erat dengan Pertamina untuk bersama-sama memastikan layanan BBM kepada masyarakat benar-benar optimal," demikian Wianda. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA