Ketua Umum Gapkindo, Moenardji Soedargo, menerangkan, pengurus organisasinya berkesempatan berdiskusi dengan presiden terkait permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha, khususnya para petani karet.
Dirinya mengungkapkan harga karet yang rendah saat ini sangat memberatkan pelaku usaha. Sebagai perbandingan, pada tahun 2011 harga karet mampu mencapai US$ 5,3 per kilo, namun di awal 2016 ini harga karet hanya sekitar US$ 1 per kilo.
"Sungguh sangat berat bagi semua pelaku, terutama rekan-rekan petani," ungkap Moenardji dalam keterangan pers usai pertemuan.
Gapkindo mengaku sudah berusaha mengatasi keterpurukan harga tersebut dengan berperan aktif dalam kerjasama dengan Kementerian Perdagangan dan kementerian lainnya. Salah satunya dengan penahanan ekspor bagi produk-produk karet.
"Penahanan ekspor ini dilakukan manakala harga karet dipandang terlalu rendah dan tidak mencerminkan fundamental pasar sebenarnya," tambahnya.
Upaya tersebut hanya berpengaruh dalam jangka pendek. Karena itu Gapkindo berharap kepada pemerintah untuk lebih meningkatkan daya tahan para petani secara jangka panjang.
"Kami mengimbau untuk dilakukannya peremajaan klon-klon karet petani. Karena apabila peremajaan dilakukan, produktivitas petani akan meningkat," terangnya.
Jokowi, diakui oleh Moenardji, sangat cepat memahami keadaannya. Jokowi menginstruksikan Gapkindo membantu pemerintah mencarikan jalan terbaik agar semua pihak mendapat "win-win solution".
Dalam kesempatan tersebut, mereka juga berdiskusi bersama Presiden terkait penggunaan karet yang diperluas untuk mendukung proyek infrastruktur pemerintah. Moenardji menyebut, Jokowi menaruh perhatian yang tinggi agar karet terserap di proyek-proyek infrastruktur pemerintah.
Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.
Adapun pengurus Gapkindo yang turut hadir dalam pertemuan tersebut selain Moenardji Soedargo, antara lainAlex Kurniawan Edy selaku ketua bidang organisasi, Rusdi Rasep selaku ketua bidang produksi, dan Daniel Tirta Kristiadi selaku ketua bidang keuangan.
[ald]
BERITA TERKAIT: