Imbauan ini juga merujuk pada kebijakan pemerintah mengimpor daging sapi beku sebanyak 10 ribu kilogram yang dilakukan oleh Perum Bulog.
"Kita harus sosialisasikan bahwa kita harus beralih ke daging sapi beku yang lebih higienis. Meskipun masyarakat memang selalu mengkonsumsi daging segar, namun tidak ada yang salah dengan daging beku," ujar Lembong saat sidak di Pasar Rawamangun, Jakarta, Jumat (10/6).
Lembong memberi contoh masyarakat di beberapa negara maju sudah beralih mengonsumsi daging sapi beku yang dibeli di supermarket.
"Jadi begitu mau dipakai, ya semalam sebelumnya dilelehkan terlebih dahulu," katanya.
Ia pun berharap industri rumah pemotongan sapi lokal ikut mengeluarkan produk daging beku.
Lembong bercerita saat dirinya menemani Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Dubai, terdapat cold storage yang sangat besar dan dijadikan untuk menyimpan bahan makanan termasuk daging beku yang memenuhi kebutuhan masyarakatnya.
"Kalau bapak ibu ingat waktu kunjungan ke Timur Tengah, para menteri berkesempatan untuk melihat cold storage di Dubai. Ini salah satu contoh dimana negara maju memulai membiasakan mengonsumsi daging beku," cerita Lembong.
Menurutnya, mengonsumsi daging beku merupakan praktik modern yang harus disosialisasikan dan mulai dilakukan secara bertahap.
[ald]
BERITA TERKAIT: