Mendag Lembong Akui Dirinya Penyebab Harga Daging Meroket

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 10 Juni 2016, 16:46 WIB
Mendag Lembong Akui Dirinya Penyebab Harga Daging Meroket
thomas lembong/net
rmol news logo Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengakui terlambat melakukan impor sapi sehingga harga di pasaran melonjak signifikan.

Seharusnya, kata dia, impor sapi sudah dijalankan pada Desember 2015 lalu.

"Jadi memang diakui khusus daging sapi kami agak telat dan lengah dalam pelaksanaan. Perencanaan sudah dari tahun lalu di Rakor Kemenko Perekonomian Desember lalu. Sudah dihitung dan sudah diputuskan," beber Lembong kepada wartawan di Jakarta, Jumat, (10/6).

"Daging sapi itu perlu persiapan panjang beberapa bulan jadi tidak bisa mendadak," imbuhnya.

Guna menembus kelengahan itu, Kemendag saat ini tengah berupaya keras menstabilkan harga daging sapi selama bulan Ramadhan dan jelang Lebaran nanti. Salah satunya dengan mempercepat tambahan stok daging baik dari lokal maupun impor.

"Kita harus tambah stok terus, kita harus all out untuk tambah stok dari lokal maupun impor untuk memastikan pasok memadai dan akan tambah terus sampai harga redam," jelasnya.

Pemerintah memang telah memberikan izin kepada Perum Bulog untuk melakukan impor daging sapi sebesar 10 ribu ton hingga akhir tahun 2016. Izin impor juga diperluas ke pihak swasta.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA