Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti, mengatakan, hal itu bisa diwujudkan dengan cara meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
"Produk bahan bangunan Indonesia harus mampu bersaing tidak hanya dengan produsen di ASEAN, tapi di seluruh dunia," ujar Tjahya di sela-sela acara pameran Indobuildtech 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Kamis (26/5).
Pihaknya akan terus melakukan strategi branding dan penguatan pasar ekspor. Salah satunya, dengan memperkenalkan produk-produk bangunan lokal melalui kegiatan pameran. "Ini bagian dari strategi branding dan perhatian Kemendag,†ujarnya.
Selain itu, kata Tjahya, Indonesia juga berpotensi jadi pangsa pasar ekspor bahan bangunan dunia. Pasalnya, komoditi bahan bangunan produksi Indonesia tercatat terus melonjak setiap tahunnya.
Menurutnya, saat ini sejumlah produsen terus mengembangkan inovasi dan teknologinya. Mengingat, produksi bahan bangunan juga terus meningkat dengan variasi produk yang semakin dinamis. Seiring semakin banyaknya permintaan peningkatan infrastruktur negara. "Sesuai yang diprogramkan Presiden Jokowi," lanjutnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang 2011-2015, tren ekspor bahan bangunan Indonesia ke seluruh dunia meningkat 5,5 persen.
Untuk tahun 2015, nilai ekspor bahan bangunan Indonesia ke dunia mencapai 2,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp 31 triliun. Nilai ekspor produk bahan bangunan Indonesia tercatat sebesar 341 juta dolar AS atau Rp 4,6 triliun, periode Januari-Februari 2016. Jumlah tersebut mengalami kenaikan 77 juta dolar AS atau Rp 1 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Untuk diketahui, IndoBuildTech Expo 2016 akan berlangsung mulai 25-29/Mei 2016. Diikuti oleh 550 peserta dengan 1.500 brand dari 20 negara dengan persentase 53 persen atau 292 perusahaan dari Indonesia. Sisanya, 160 perusahaan dari China dan 16 perusahaan dari Italia.
Sementata itu, Presiden Direktur Debindo ITE, Effi Setiabudi mengatakan pameran tahun ini tidak sekadar wahana promosi.
"Tapi juga wahana presentasi, diskusi, dan forum bisnis. Forum bisnis yang digelar, di antaranya Doing Business in Indonesia Forum, Smart City Forum, dan Forum Architecture Archinesia International," timpalnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: