"Saat ini sektor pariwisata diharapkan menjadi pilar pembangunan ekonomi bangsa yang menyumbang 8% dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Telkom akan berusaha memberikan kontribusi melalui dukungan ICT mewujudkan hal tersebut,†kata Direktur Enterprise & Bussines Sevices Telkom Muhammad Awaluddin di Jakarta, Rabu (18/5).
Menurut Awaluddin, salah satu kelemahan sektor pariwisata Indonesia adalah Infrastruktur Information & Communication Technology (ICT) yang masih rendah. "Karena itu, sumbangsih Telkom Solution diharapkan meningkatkan daya saing sektor pariwisata Indonesia di level global,†tambahnya.
Awaluddin menjelaskan, Telkom Solution memiliki cita-cita menjadikan Indonesia sebagai Digital Tourism Kingdom melalui penyediaan solusi digital ekosistem yang terintegrasi, layanan big data analytic, digital marketing, dan penyediaan ICT solution yang sesuai dengan value chain dari industri pariwisata.
Sumbangsih digitalisasi industri yang dilakukan Telkom Solution antara lain memberikan layanan digitalisasi sistem ticketing di destinasi wisata, seperti di Candi Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan Keraton Kasepuhan Cirebon. Seluruh layanan tersebut merupakan persembahan dari Telkom Solution untuk dunia pariwisata Indonesia agar dapat menjadi destinasi wisata kelas dunia.
Selain itu Telkom Solution mendukung layanan digitalisasi hotel yang telah diadopsi beberapa chain hotel, seperti Accor dan Intiwhiz Internasional. Hal ini dilengkapi dengan kemudahan layanan delivery dan digitalisasi bisnis proses pelayanan di jaringan cafe dan resto, seperti KFC, Mc Donalds, Pizza Hut, dan Mitra Adi Perkasa Food & Beverage (Starbucks, Burger King, Domino Pizza, Krispy Kreme).
"Telkom Solution sebagai layanan total solusi ICT Divisi Enterprise Service berharap dapat lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan enterprise customer berdasarkan sektor industri sebagai kontribusi dalam pembangunan ekonomi Indonesia,†pungkasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: