"Tahun 2016, PKH terus ditingkatkan baik dari sisi penerima, format maupun anggarannya," ujar Mensos di Jakarta, Selasa (29/12).
Tahun ini, beber Mensos, PKH baru meng-cover delapan persen dari kelompok keluarga ekonomi terendah dan 2016 menjadi 11 persen dengan berbasis pada keluarga. Dari 11 persen sosial ekonomi terendah itu, menurut Mensos, masih ada ruang dan akan ekspansi ke Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten/kota yang belum mendapatkan program.
"Termasuk bagi sebagian kecamatan, sehingga akan segera dituntaskan kecamatan yang belum mendapatkan program PKH tersebut," ucapnya.
Pemerintah akan merekrut petugas pendamping PKH secara online, menjalani psikotes, bimtek, serta berdasarkan data persentasi keluarga dengan status sosial ekonomi terendah.
"Pemerintah menyiapkan petugas pendamping dan telah menyiapkan anggaran bagi PKH sebesar Rp 98 triliun tahun 2016," katanya.
Selain itu, Kementerian Sosial (Kemensos) juga mengajak masyarakat memupuk semangat berbagi Satu Orang Satu (SOS) yang akan menjadi ruh restorasi sosial, sekaligus upaya peneguhan kebhinekaan bangsa.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: