Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Rabu, 24 Juni 2026, 11:29 WIB
Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T
Elce Putri Bontong, Mantri Perempuan BRI yang bertugas di Unit Bolu, Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Dok BRI)
rmol news logo Medan berat dan jarak tempuh yang tidak mudah tak menghalangi semangat Elce Putri Bontong dalam menjalankan tugasnya sebagai Mantri BRI di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). 

Perempuan yang bertugas di BRI Unit Bolu, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan itu rutin menyambangi desa-desa terpencil untuk menghadirkan layanan keuangan bagi masyarakat.

Salah satu wilayah binaan Elce berada di Desa Karre Pananian, Kecamatan Nanggala, yang berjarak sekitar 35 kilometer dari kantor unit tempatnya bekerja. Untuk mencapai desa tersebut, ia harus melewati jalur pegunungan dan kawasan hutan dengan kondisi jalan yang cukup menantang.

“Untuk menjangkau desa, kami harus melewati pegunungan dan hutan yang sepi. Karena itu, kunjungan selalu dilakukan bersama menggunakan dua motor demi keamanan. Pernah juga salah satu motor mogok di perjalanan, sehingga kami harus pulang bertiga dengan satu motor untuk kembali ke kantor,” ungkap Elce.

Di tengah keterbatasan akses, Elce menjalankan peran penting dalam memperluas inklusi keuangan bagi masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan peternak.

Menurutnya, layanan yang paling banyak dimanfaatkan warga adalah pembiayaan usaha dan tabungan. Dana pinjaman tersebut digunakan untuk mengembangkan usaha produktif, mulai dari peternakan hingga kegiatan pertanian.

“Nasabah di desa kebanyakan itu petani dan peternak, seperti peternak babi, kerbau. Layanan keuangan yang saya berikan biasanya pinjaman dan tabungan. Kalau pinjaman biasanya digunakan untuk menambah modal, misalnya beli indukan, penggemukkan, pokoknya untuk mengembangkan usahanya,” jelasnya.

Tak hanya menyalurkan pembiayaan, Elce juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menabung dan memanfaatkan layanan perbankan formal. 

Upaya itu diperkuat dengan menghadirkan agen BRILink di desa untuk memudahkan warga melakukan transaksi tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor bank.

“Saya juga edukasikan pelan-pelan pentingnya menabung di bank. Saya buat juga satu BRILink Agen di desa, tujuannya untuk mempermudah masyarakat menyimpan atau mengambil uang,” tuturnya.

Ketangguhan Elce menjadi potret nyata semangat perempuan yang tidak hanya berdaya, tetapi juga membawa dampak bagi lingkungan sekitarnya. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA