Hitung Harga BBM Harus Dengar Suara Publik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 12 Desember 2015, 01:21 WIB
Hitung Harga BBM Harus Dengar Suara Publik
net
rmol news logo Penurunan harga minyak dunia tidak serta-merta langsung menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. Pasalnya, model pengadaan minyak mentah Pertamina menggunakan sistem jangka panjang.

Menurut anggota Komisi VII DPR Totok Daryanto, bisa saja minyak mentah yang didapat hari ini menggunakan harga minyak dunia enam bulan lalu. Namun, dia berharap rencana penurunan itu tidak ditunda lama-lama. Sebab, publik yang mendengar harga minyak dunia tengah anjlok sudah tidak sabar ingin harga BBM cepat turun.

"Dengan harga minyak dunia turun, Pertamina harus menurunkan harga BBM. Sebab, publik ingin menikmati harga murah. Di sisi lain, Pertamina kan BUMN, milik negera, jadi harus bisa melayani masyarakat dan meringankan beban mereka," katanya di Jakarta, Jumat malam (11/12).

Wakil Ketua Umum PAN ini juga mengingatkan bahwa hitungan harga BBM bukan hanya persoalan harga minyak dunia. Penurunan itu juga banyak dipengaruhi keputusan politik dan suara publik.

"Jadi, harus dengar suara publik. Tapi saya kira pasti diturunkan. Tinggal hitung-hitungannya saja berapa," ucap Totok. [wah]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA