Menteri ESDM: Presiden Tak Marah Premium Tak Bisa Turun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 12 Oktober 2015, 02:29 WIB
rmol news logo Menteri ESDM Sudirman Said salah satu menteri yang sibuk dalam mempersiapkan paket kebijakan ekonomi III yang diluncurkan pemerintahan Jokowi-JK Rabu pekan lalu. Dia punya tugas khusus, menghitung ulang harga BBM, khususnya premium dan solar.

Tugas ini lumayan ruwet bagi Sudirman, karena beberapa hari sebelumnya Kementerian ESDM baru saja mengumumkan tak ada perubahan harga premium dan solar sampai akhir 2015. Tapi, karena itu tugas dari Presiden, dia mengumpulkan semua tim untuk menghitung ulang.

"Rapat banyak sekali. Hampir setiap hari ada rapat. Kadang-kadang sehari dua kali,” ujar Sudirman dalam obrolan dengan redaksi, tadi malam (Minggu, 11/10).

Sudirman sempat menjadi sorotan karena hasil hitungan itu premium tidak turun. Namun, Sudirman memastikan Presiden Jokowi tak marah. Jokowi memahani dan menerima hasil hitungan Kementerian ESDM dan Pertamina.

"Presiden memahami dan dapat menerima perhitungan tersebut. Beliau kembali menekankan bahwa orientasi kebijakan harus diarahkan mendorong pertumbuhan industri dan perekekomomian. Dengan paket kebijakan stimulus penurunan harga energi yang lain seperti harga gas industri, aftur, dan solar, beliau akhirnya mendukung keputusan secara keseluruhan," jelas dia. [sam]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA