"Saya perlu meluruskan info itu. Saya pastikan pemerintahan SBY tak pernah menghalangi," ucap Dipo dalam perbincangan dengan redaksi, Senin (18/5).
Dipo merasa kesal dengan pernyataan Faisal yang menyatakan bahwa Dahlan Iskan saat menjabat Menteri BUMN pernah tiga kali mengajukan surat pembubaran Petral ke Presiden. Namun, semua surat yang diajukan selalu mentok.
Dipo tegaskan, tidak pernah ada surat masuk dari Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN ke SBY untuk pembubaran Petral. Menurutnya, Sudi Silalahi yang saat itu menjabat Mensesneg juga tidak pernah terima.
"Kalau ada surat itu, tentu akan dibahas dalam sidang kabinet terbatas. Tapi tidak pernah ada suratnya," imbuhnya.
Dipo mengaku tidak masalah jika pemerintahan saat ini mau membubarkan Petral. Tapi, tidak perlu membuat pernyataan yang seolah-olah pemerintahan SBY menghalangi pembubaran Petral.
[sam]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: