Hal itu disampaikan Presiden Direktur Mercer Consulting, Paul Surprenant dalam kegiatan The Meet and Greet The Minister bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta, Jumat malam (5/12).
Menurut Paul, diperlukan perbaikan grand design yang mencerminkan suatu pelayanan publik yang sama dan tulus kepada masyarakat. Itu menjadi tanggung jawab dari semua pihak untuk memastikan bahwa reformasi birokrasi berjalan dengan efisien, efektif dan berhasil.
"Aparatur negara tidak keluar dari apa yang diinginkan reformasi birokrasi," jelas Paul.
Mercer Consulting sendiri adalah perusahaan berbasis di Amerika Serikat dan merupakan bagian dari kelompok perusahaan Marsh and McLennan Companies yang beroperasi di seluruh dunia.
Mercer Consulting beroperasi dalam penanganan permasalahan sumber daya manusia mulai dari perekrutan, penilaian, efektifitas dan efisiensi organisasi hingga penggajian berbagai perusahaan dan organisasi pemerintahan di seluruh dunia termasuk Indonesia.
[why]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: