Wakil Menteri Perdagangan (WaÂmendag) Bayu KrisnaÂmurÂthi mengungkapkan, dari hasil peÂmanÂtauan di delapan kota beÂsar harga cabe turun rata-rata turun hingga 57 persen.
“Cabe rawit merah dari Rp 55 ribu per kilogram (kg) ada buÂlan lalu kini turun, saat ini beÂrada dikisaran Rp 25 ribu per kg,†kata Bayu kepada wartaÂwan di kantorÂnya di Jakarta kemarin.
Harga cabe yang masih terÂpanÂtau cukup mahal terjadi di SuraÂbaya dan Samarinda. UnÂtuk harga bawang, lanjutÂnya, rata-rata telah alami penuÂruÂnan. Misalnya di Jakarta, dari hasil pantauan di paÂsar KraÂmat Jati, Jakarta Timur, peÂnurunan mencapai 62 persen.
Harga koÂmoditas ini yang terÂpanÂtau maÂsih mahal terjadi di Palu dan Manokwari.
Untuk itu, pihaknya masih terus memantau pergeÂraÂÂkan harga komoditas pangan agar tidak terjadi lonjakan lagi.
Bayu mengatakan, jika diliÂhat secara historis, kenaikan koÂmoÂditas bawang dan cabe sering terÂjadi setiap bulan MaÂret. Karena itu, untuk mengÂÂatasi maÂsalah itu, pihakÂnya kini sedang berupaya meÂlakukan peÂnyeÂderÂhanaan imÂportasi unÂtuk bulan-bulan raÂwan stok pangan.
Seperti diketahui, harga cabe dan bawang putih belum lama ini mengalami kenaikan cukup tinggi. Harga bawang putih menÂÂÂdekati Rp 100 ribu per kg dan harga cabe mencapai 45 ribu per kg. Padahal harga norÂmal kedua komoditas tersebut 25 ribu per kg.
Mahalnya harga cabe dan baÂÂwang, berdasarkan pantauan BaÂdan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Maret telah menyeÂbabkan meningkatnya inflasi sebesar 0,36 persen.
Bayu mengakui, mahalnya seÂjumlah pangan telah menyeÂbabÂÂkan inflasi naik. “Inflasi 0,63 persen atau 80,9 persen itu meÂmang datang dari inflasi bahan makanan dengan komÂbiÂnasi baÂwang putih, bawang meÂrah, jeruk dan cabe,†ungÂkapnya.
Pengamat Ekonomi Samuel Sekuritas Lana SoelistyaningÂsih memprediksi inflasi akan tetap berlanjut beberapa bulan ke deÂpan meskipun pemeÂrinÂtah berÂhasil menekan harga pangan.
“Trennya Maret tampaknya akan berlanjut hingga Juli. DeÂflasi cenderung muncul pada September dan Oktober,†kataÂnya. [Harian Rakyat Merdeka]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: