PT Haleyora Power, anak usaÂha PT PLN (Persero), melakuÂkan penandatanganan perjanjiÂan dengan PT Pelindo II (PerÂsero) terkait pendirian perusaÂhaan berÂsama bidang penyediaÂan paÂsokan energi listrik di wilaÂyah pelabuhan atau kawaÂsan lainnya di Indonesia.
Perjanjian kerja sama ini diÂlakukan Kamis (4/10) di Kantor Pusat Pelindo II, Jakarta, yang ditandai penandatanganan doÂkumen berita acara oleh DiÂrektur Utama Haleyora PoÂwer Feby Joko Priharto dan DirekÂtur UtaÂma Pelindo II RJ Lino.
Lino berharap, dengan telah ditandatanganinya kesepakatan tersebut, maka proses pemÂbenÂtukan perusahaan bersama unÂtuk menangani penyediaan paÂsokan listrik, khususnya di kawasan pelabuhan yang berÂada di bawah naungan Pelindo II segera terwujud.
“Segera dipersiapkan sebaik-baiknya proses administrasi dan aspek teknis operasional lainÂnya dalam pembentukan peruÂsaÂhaan patungan ini. Jadi peruÂsahaan dapat segera beroperasi dan bersama kita persiapkan maÂsuk ke bursa dua atau tiga tahun ke depan,†kata Lino.
Feby Joko menambahkan, piÂhaknya bersama Pelindo II siap melakukan sinergi untuk memÂbentuk anak usaha bersama.
“Kami siap bersinergi, terÂutama dalam penyediaan paÂsoÂkan energi listrik yang berÂkuaÂlitas dan handal di kawasan peÂlabuhan, utamanya yang dikeloÂla Pelindo II,†ujar Feby Joko.
Adanya kerja sama pembenÂtukan perusahaan bersama ini diharapkan pelayanan dan opeÂrasional pelabuhan menjadi leÂbih maksimal, sehingga dapat ikut mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
Untuk membentuk perusaÂhaan patungan tersebut, diperÂlukan investasi perusahaan seÂbesar Rp 600 miliar. PLN meÂmiliki saham 45 persen, sedangÂkan Pelindo II sebesar 55 perÂsen. Untuk mengelola peruÂsaÂhaan paÂtungan tersebut, akan dibentuk dewan direksi yang terdiri dari Dirut, DirekÂtur KeÂuangÂan Dan SDM, serta DiÂrektur Pperasi Dan Niaga. [Harian Rakyat Merdeka]