Public Expose BUMI Gagal Beberkan Hasil Investigasi

Dileep: Hingga Kini Kami Tak Menerima Pemberitahuan Dari Bumi Plc

Rabu, 03 Oktober 2012, 08:22 WIB
Public Expose BUMI Gagal Beberkan Hasil Investigasi
PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
Kecil Besar
rmol news logo .Public Expose PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) gagal menjelaskan hasil audit investigasi atas keuangan BUMI. Investor bakal gigit jari.

Presiden Direktur PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Ari Hu­daya menyayangkan langkah Bumi Plc yang menyebut akan melakukan investigasi terhadap BUMI. Pasalnya, BUMI masih bagian dari Bumi Plc.

“Kalau pemegang saham meng­­hancurkan saham sendiri, pe­megang saham apa itu? Peme­gang saham apa yang menghan­curkan perusahaannya sendiri?” ungkap Ari dalam Public Expose Insiden­tal BUMI terkait dugaan penyelewengan laporan ke­uang­an BUMI di Hotel Four Sea­sons, Jakarta, kemarin.

Sementara Sekretaris Perusa­haan BUMI Dileep Srivastava tam­pak kece­wa dengan tudingan penyalah­gunaan dana tersebut.

“Kami tidak tahu siapa yang mendalangi hal ini. Kami menye­salkan hal ini terjadi. Sebagai pe­mimpin perusahaan tambang ter­besar di dalam negeri, kami ha­rus bersikap profesional. Kami me­me­nuhi permintaan regulator. Stick to the fact stay away from rumor,” ujar Dileep.

Di hadapan para tamu yang ha­­dir, antara lain investor, penga­mat pa­sar modal dan media, Di­leep me­negaskan, hingga saat ini tidak ada investigasi yang dila­kukan ter­hadap BUMI.

“Kami juga sama dengan Anda yang hadir di ruangan ini menge­nai pengumu­man Bumi Plc. Ka­rena itu kami minta klarifikasi dari Bumi Plc. Kami tidak mau ber­­spe­kulasi de­ngan rumor,” tegasnya.

Dileep berharap, publik atau pe­­­laku pasar dapat objektif de­ngan performance BUMI.

“Kami juga berupaya untuk me­ng­ikuti aturan pasar modal In­donesia. Namun, hingga kami men­dapatkan klarifikasi resmi dari Bumi Plc. Kami me­nanggapi hal ini dengan serius ka­rena dapat membahayakan ka­pitalisasi pasar kami,” tandasnya.

BRAU juga meng­gelar public expose di waktu yang hampir ber­samaan dengan sau­dara­nya, BUMI. Dalam pernya­taan publik perdana sejak kisruh Bumi Plc menyeret jatuh harga saham BUMI dan BRAU, BRAU men­jelaskan kon­disi terakhir peru­sahaan.

Direktur Utama PT Berau Ca­pi­tal Energy Rosan P Roeslani menegaskan, tidak ada investiga­si oleh Bumi Plc terha­dap BRAU.

“Kami menyayang­kan adanya pemberitaan di se­jum­lah media mengenai penye­lidikan Bumi Plc terhadap BR­AU,” papar Rosan di Graha CIM­B ­Niaga, Jakarta, kemarin.

Rosan menjelaskan, laporan ke­­uangan BRAU telah melalui pro­ses audit lembaga audit inde­pen­den, yaitu PriceWater­house­Coo­pers pada akhir 2011. Hasil­nya, laporan keuangan itu men­dapat penilaian wajar tanpa sya­rat.

Sebelumnya Group Head of Communications & Investor Re­la­tions Bumi Plc Nick von Schirn­­ding, dikutip dalam situs resminya, mengungkapkan se­buah penyelidikan independen te­lah ditugaskan untuk menyeli­diki tuduhan itu dan mela­por­kan ke­pa­da Dewan Komisaris Bumi Plc.

“Kami juga bermaksud meng­hubungi otoritas terkait di Bursa Efek London dan Bursa Efek Indo­nesia terkait tuduhan ter­sebut,” kata Schirn­ding.

Fokus investigasi Bumi Plc sa­lah satunya merinci penggu­naan dana di Bumi Resources dan Be­rau Coal Energy. Dalam lapo­ran keuangan Bumi Plc Desem­ber 2011 lalu, nilai pengem­ba­ngan Berau Coal Energy ditu­runkan menjadi nol dari sebelum­nya 75 juta dolar AS dan dari 247 juta dolar AS menjadi nol. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA