Cegah Banjirnya Barang Impor, Manfaatin Dong Pengaman Di WTO...

Senin, 23 Juli 2012, 08:18 WIB
Cegah Banjirnya Barang Impor, Manfaatin Dong Pengaman Di WTO...
ilustrasi/ist
rmol news logo Pemerintah didesak segera memanfaatkan berbagai instru­men pengamanan perdagangan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebagai solusi untuk me­nahan serbuan barang impor.

Me­nurut Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi, pemerintah jus­tru tidak berani menerapkan tin­dakan pengamanan atas produk impor yang masuk, meski sudah ada produsen dalam negeri terin­dikasi kerugian. Padahal, di luar negeri pengamanan pasar ditem­puh dengan mem­berlakukan sa­feguard dan dumping.

“Ketika tarif bukan menjadi hambatan lagi, pemerintah se­ha­rusnya memanfaatkan berbagai hambatan nontarif, antara lain me­nerapkan instrumen penga­manan perdagangan,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menurut Sofjan, pasar Indone­sia yang besar dengan tingkat per­tumbuhan permintaan tinggi men­jadi sasaran negara lain da­lam melempar produk ekspor.

“Seharusnya pemerintah me­ning­katkan aturan safeguard yang bisa menghambat lonjakan im­por,” katanya.

Dia mengakui, tanpa langkah efektif pemerintah, defisit dalam neraca perdagangan diperkirakan terus melebar hingga akhir tahun ini. Kondisi itu bahkan sudah te­cermin dalam kinerja ekspor bu­la­nan yang cenderung melandai di tengah laju impor yang justru terus meningkat signifikan.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Ka­din) Suryo Bam­bang Sulisto menyebutkan, cara untuk meng­imbangi kejatuhan ekspor dengan penguatan kon­sum­si domestik. Peningkatan konsumsi domestik, akan meng­gan­tikan konsumsi barang ekspor.

Untuk itu, pemerintah harus se­cepatnya menggerakkan sektor riil dengan meningkatkan belanja dan konsumsi dalam negeri dan di sisi lain membuka lapangan kerja baru. “Pemerintah perlu me­la­kukan keberpihakan terhadap per­eko­nomian daerah,” ujarnya.  [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA