Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)
RMOL. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Dermawan meminta publik tidak berspekulasi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan kementeriannya.
Ossy mengatakan OTT yang dilakukan KPK pada Senin malam, 14 September 2026, berkaitan dengan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di wilayah Kabupaten Bogor dan Jabodetabek.
“Dari sisi Kementerian ATR/BPN tidak perlu kita membuat spekulasi ataupun kontroversi lainnya. Kita tunggu sama-sama APH pasti menyampaikan secara resmi,” kata Ossy kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 15 September 2026.
Populer
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Selasa, 15 September 2026 | 20:26
Selasa, 15 September 2026 | 20:24
Selasa, 15 September 2026 | 20:11
Selasa, 15 September 2026 | 20:06
Selasa, 15 September 2026 | 20:06
Selasa, 15 September 2026 | 19:58
Selasa, 15 September 2026 | 19:37
Selasa, 15 September 2026 | 19:28
Selasa, 15 September 2026 | 19:17
Selasa, 15 September 2026 | 19:01