Berita

(Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Berkat Holding Ultra Mikro

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 22:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjalankan usaha dari rumah menjadi jalan yang dipilih Hernawati untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarganya. Perempuan berusia 41 tahun asal Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, itu memulai langkahnya dari layanan sederhana yang dibutuhkan masyarakat sekitar.

Sebelum membuka usaha laundry rumahan, Hernawati lebih dahulu berjualan pulsa, melayani pengisian saldo dompet digital, serta membantu transaksi tarik tunai menggunakan BRImo. Dari kegiatan tersebut, ia melihat peluang lain di lingkungan tempat tinggalnya.

Kala itu, belum ada usaha laundry di sekitar rumahnya. Warga harus menempuh jarak cukup jauh jika ingin menggunakan jasa pencucian pakaian. Peluang tersebut mendorong Hernawati memberanikan diri membuka laundry rumahan pada 2023.


“Awalnya saya merasa takut dan sempat berpikir apakah usaha laundry ini bisa bertahan, karena orang-orang di sekitar saya kalau mau laundry sudah punya langganan masing-masing. Tapi saya tetap punya tekad yang kuat untuk menjalankan usaha ini,” ujar Hernawati dikutip Senin 14 September 2026.

Pada tahun yang sama, Hernawati bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar. Awalnya, ia juga sempat ragu mengambil pembiayaan. Namun, sosialisasi dan penjelasan dari petugas PNM Mekaar membuatnya lebih memahami manfaat pembiayaan bagi pengembangan usaha.

Saat itu, Hernawati memang membutuhkan tambahan modal untuk menjalankan laundry. Dana yang diperoleh kemudian digunakan untuk mencukupi kebutuhan belanja usaha sekaligus meningkatkan kapasitas layanan seiring bertambahnya pelanggan.

Dukungan yang diterima tidak berhenti pada pembiayaan. Menurut Hernawati, petugas PNM Mekaar turut membantu mengenalkan jasa laundry miliknya kepada nasabah lain. Ia juga mengikuti kegiatan pendampingan yang memberinya tambahan pengetahuan mengenai cara meningkatkan penjualan.

“Alhamdulillah, penghasilan dari usaha laundry ini cukup membantu perekonomian keluarga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain membantu keluarga sendiri, saya juga bisa mempekerjakan anggota saya,” ujar Hernawati.

Perjalanan usaha Hernawati kemudian memasuki tahap baru. Pengalamannya melayani pembelian pulsa dan transaksi menggunakan BRImo menjadi bekal untuk mengembangkan layanan keuangan di lingkungannya.

Melalui PNM Mekaar, ia didaftarkan menjadi BRILink Agen. Usaha tersebut dijalankan sebagai sumber penghasilan tambahan di samping laundry. Hernawati kini melayani transaksi tarik tunai dan transfer dana.

“Masyarakat di sekitar lingkungan saya merasa lebih mudah dengan adanya BRILink Agen Mekaar. Kalau mereka ingin tarik tunai atau transfer, sekarang tidak perlu lagi pergi jauh ke bank. Cukup datang ke tempat saya, jadi lebih dekat dan lebih gampang,” ujarnya.

Kini, dua usaha yang dijalankannya menjadi penopang perekonomian keluarga sekaligus bukti bahwa keberanian melihat peluang, ketika dipertemukan dengan akses permodalan dan pendampingan, dapat membuka jalan menuju kemandirian.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa BRILink Agen Mekaar merupakan bagian dari sinergi Holding Ultra Mikro antara BRI, Pegadaian, dan PNM yang mendorong nasabah PNM Mekaar untuk menjadi agen layanan perbankan. 

Melalui peran tersebut, katanya, nasabah tidak hanya memperoleh manfaat dari pembiayaan dan pemberdayaan Mekaar, tetapi juga memiliki peluang mendapatkan penghasilan tambahan sekaligus membantu memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat di sekitarnya.

“Peran ini menjadi sumber penghasilan tambahan, sekaligus menjadi perpanjangan layanan keuangan yang menghadirkan akses transaksi secara lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” pungkas Dhanny.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 239 ribu nasabah PNM Mekaar telah menjalankan peran sebagai BRILink Agen. 

Selain memperoleh peluang penghasilan tambahan, mereka dapat melayani kebutuhan transaksi warga sekitar sekaligus memperkuat upaya mendorong inklusi keuangan di tingkat komunitas.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya