Berita

Suasana Gedung Merah Putih KPK Jakarta di malam hari. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

SENIN, 14 SEPTEMBER 2026 | 21:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto membenarkan lembaganya melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pertanahan (Kantah) atau Badan Pertanahan Nasional (BPN) di wilayah Bogor dan Jakarta.

Hal itu disampaikan Setyo saat ditanya soal kegiatan OTT KPK di wilayah Bogor dan Jakarta pada hari ini, Senin, 14 September 2026.

"Benar, Kantah dan beberapa pihak lain," kata Setyo kepada RMOL, Senin malam, 14 September 2026.


Namun demikian, Setyo belum merinci siapa saja pihak-pihak yang turut terjaring dalam kegiatan OTT tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, sejumlah pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Pusat dan wilayah Jabodetabek juga dikabarkan turut terjaring OTT.

Selain Kantah atau BPN Kabupaten Bogor, satuan tugas (Satgas) OTT KPK juga menyasar ke sejumlah BPN di wilayah Jabodetabek, salah satunya BPN Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Tak hanya itu, sejumlah pejabat di Kementerian ATR/BPN juga sudah diangkut KPK, salah satunya Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri.

Tersiar kabar juga ada politikus yang juga pimpinan organisasi berinisial FAR juga ikut terjaring kegiatan penyelidikan tertutup KPK ini. FAR saat ini disebut sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam kegiatan OTT ini, KPK dikabarkan turut mengamankan barang bukti uang miliaran Rupiah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya