Berita

Kegiatan Refleksi Kemanusiaan 'bertajuk Membedah Luka di Ujung Timur' di Pesantren Luhur Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 27 Juni 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Dialektika Ciganjur: Siapa Sebenarnya yang Diuntungkan Proyek di Papua?

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 18:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perbedaan pandangan terkait aktivitas pembangunan pemerintah di Papua mengemuka dalam kegiatan Refleksi Kemanusiaan bertajuk "Membedah Luka di Ujung Timur" yang digelar di Pesantren Luhur Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu malam, 27 Juni 2026.

Kegiatan tersebut diikuti para santri, komunitas keagamaan, serta kalangan mahasiswa. Diskusi berlangsung dinamis dengan mengangkat berbagai persoalan yang terjadi di Papua, termasuk proyek pembangunan pemerintah yang belakangan menuai penolakan dari sebagian masyarakat setempat.

Salah seorang peserta diskusi, Kheida Hula, menilai program swasembada pangan yang dijalankan pemerintah di Papua merupakan langkah positif bagi kepentingan nasional.


"Bagi saya, program pemerintah mengenai swasembada pangan sangat baik untuk kemajuan Indonesia. Dengan adanya hasil pertanian dan perkebunan di Papua, ketergantungan Indonesia terhadap pangan impor dari negara lain bisa dikurangi," ujar Kheida.

Namun, pandangan tersebut mendapat tanggapan dari peserta lain. Salah satunya disampaikan Umam yang mempertanyakan pihak penikmat dari pemanfaatan sumber daya alam di Papua.

"Faktanya masih ada penolakan dari masyarakat. Itu mengisyaratkan bahwa agenda pemerintah di Papua belum menjadi konsensus bersama dengan masyarakat lokal. Lalu, siapa sebenarnya yang diuntungkan dari proyek-proyek di Papua?" kata Umam.

Dalam kesempatan yang sama, KH Syaifullah Amin yang menjadi pemantik diskusi menekankan pentingnya pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Papua.

"Yang dibutuhkan masyarakat Papua adalah kualitas hidup yang baik, pendidikan yang bermutu, kesejahteraan, serta pengakuan terhadap hak masyarakat lokal atas sumber daya yang mereka miliki. Karena itu diperlukan ruang dialog yang lebih masif antara pemerintah dan masyarakat Papua," ujarnya.

Sementara itu, Lurah Pesantren Luhur Ciganjur, Fadhil Bilad, mengajak seluruh pihak untuk memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan kemanusiaan di Papua.

"Kita harus concern terhadap isu ini. Jangan sampai pengelolaan sumber daya hanya berorientasi pada kepentingan pemerintah tanpa dibarengi pemenuhan kebutuhan masyarakat lokal. Ini bisa memunculkan krisis kesetaraan manusia," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya