Berita

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi. (Foto: RMOL/ Hani Fatunnisa)

Politik

Singgung Hasan Nasbi, Prabowo Tak Perlu Tambah Jabatan Komunikasi di Istana

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII) mengkritik penambahan jabatan bidang komunikasi di Kabinet Merah Putih, pada reshuffle kelima.

Peneliti Bidang Hukum TII, Christina Clarissa Intania menuturkan, penambahan jabatan yang dilakukan Presiden Prabowo adalah Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi yang ditempati Hasan Nasbi.

Sebelumnya Hasan Nasbi menduduki posisi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenqn (Presidential Communication Office/PCO).


"Terkait komunikasi pemerintah, sebetulnya tidak perlu lagi ada perubahan dalam struktur untuk memperbaiki komunikasi pemerintah," ujar Clarissa kepadq RMOL, Kamis, 30 April 2026.

Clarissa melihat pemerintahan Presiden Prabowo memang terbilang lemah dalam hal komunikasi publik, karena kerap mendapat kritik dari banyak pihak.

"Mulai dari cara menjelaskan kebijakan, perencanaan, dan merespon kritik masih menjadi hal yang perlu diperbaiki oleh pemerintah," sambungnya.

Meskipun fokus untuk memperbaiki komunikasi pemerintah memang penting dilakukan Presiden Prabowo, Clarissa memandang tidak ada jaminan komunikasi publik pemerintah akan lebih baik ke depannya.

"Perbaikan komunikasi ini seharusnya bisa diupayakan oleh pejabat-pejabat dan instrumen yang sudah ada," kata Clarissa.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya