Berita

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, (keempat dari kiri). (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

MINGGU, 08 FEBRUARI 2026 | 05:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Satu tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dinilai menunjukkan akselerasi nyata dalam pembenahan sistem transportasi publik. 

Transformasi transportasi publik Jakarta dinilai semakin inklusif, terintegrasi, dan berbasis teknologi.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim menyebut, perubahan pola pikir menjadi kunci utama dalam setahun terakhir. Salah satu kebijakan strategis yang berdampak luas adalah kewajiban penggunaan transportasi umum bagi ASN dan masyarakat setiap hari Rabu.


“Kami ingin memaksa dalam arti positif agar transportasi umum menjadi gaya hidup. Fokus utama kita adalah transportasi berbasis rel (MRT & LRT) sebagai tulang punggung, namun diperkuat dengan armada Transjakarta dan Mikrotrans hingga ke depan pintu rumah warga,” ujar Chico kepada wartawan, Sabtu 7 Februari 2026.

Dari sisi kinerja, Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengungkapkan, sepanjang 2025 Transjakarta mencatat rekor 413 juta pelanggan atau tumbuh 11 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Integrasi adalah kuncinya. Dengan coverage area yang mencapai hampir 90 persen, Transjakarta kini bukan sekadar alat angkut, tapi sudah menjadi bagian dari lifestyle anak muda,” kata Welfizon.

Upaya mengatasi persoalan first mile dan last mile juga dilakukan melalui kolaborasi dengan sektor swasta. VP Transport & Mobility Gojek, JB Hendra, menyebut integrasi aplikasi memudahkan pembelian tiket Transjakarta langsung melalui Gojek.

“Hampir 45 persen perjalanan Gojek ditujukan ke stasiun atau halte. Penurunan tarif atau promo sebesar 1 persen saja di sisi kami mampu meningkatkan perpindahan penumpang ke Transjakarta hingga 3,4 persen,” ungkapnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Selat Hormuz dan Senjata Geopolitik Iran

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:40

Gabah Petani Terdampak Banjir di Grobogan Tetap Dibeli Bulog

Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:25

MBG Dikritik dan Dicintai

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:59

Sambut Kedatangan Prabowo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:50

Tourism Malaysia Gaet Media dan Influencer ASEAN Promosikan Wisata Ramadan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:44

Kader Golkar Cirebon Diminta Sukseskan Seluruh Program Pemerintah

Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:21

Kritik Mahasiswa dan Dinamika Konsolidasi Kekuasaan

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:55

Wacana Impor 105 Ribu Pikap India Ancam Industri Dalam Negeri

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:33

Insan Intelijen TNI Dituntut Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik

Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:13

Genjot Ekonomi Rakyat, Setiap SPPG Terima Rp500 Juta untuk 12 Hari

Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:45

Selengkapnya